Postingan

Menampilkan postingan dengan label Subjective

Hubungan Sipil dengan Militer di Libya merujuk teori dari Huntington

Gambar
Rakyat Libya terstruktur disekitar keluarga, klan, atau suku. Dalam konstruksi sosial demikian, partisipasi dalam kehidupan bermasyarakat lebih didasarkan pada kepentingan pribadi, keluarga, atau suku(‘ ashabiyah ). Dalam struk tur semacam itu, pemimpin suku memainkan peranan utama. Ada sekitar 140 suku di Libya. Setelah kemerdekaan dari Italia, suku-suku utama tersebar di tiga provinsi: Cyre -naica (Barka) bagian timur Libya yang beribu kota di Benghazi, Tripolitania di barat yang ber ibu kota di Tripoli, dan Fezzan di selatan. Pada era Kaddafi, untuk memudahkan control suku-suku itu, ketiga provinsi dipecah menjadi 10 kota utama dengan 32 distrik. Situasi saat ini tak ubahnya era 50-an di era pemerintahan Raja Muhammad Idris. Instabilitas sosial dan politik kala itu terjadi akibat pertentang anantara kabinet pemerintahan yang merupakan perwakilan suku-suku dan dewan kerajaan yang didominasi keluarga dan klan raja.  Selama 17 tahun memerintah Libya, Raja Idris selalu mendahu...